8 Headline Yang Mematikan Dalam Penjualan Produk Anda

8 headline yang mematikan

Di artikel 8 Headline Yang Mematikan Dalam Penjualan Produk Anda ini akan membahas mengenai Headline yang memegang peranan penting dalam menciptakan sales letter yang menghipnotis. Headline haruslah memikat dengan komposisi kata-kata yang singkat, padat dan jelas karena headline harus menarik perhatian pengunjung dalam waktu singkat. Headline akan mengiring pengunjung membaca sales letter anda. Headline yang menarik inilah yang membuat pembaca sales letter kita membaca dengan antusias sampai dengan selesai. Setelah mereka selesai membaca produk yang anda tawarkan, Call to Action yang cantik dan elegant akan meyakinkan pembeli untuk segera melakukan order.

8 Headline Yang Mematikan Dalam Penjualan Produk Anda yang bisa digunakan untuk sales letter :

  • News Headline
    News Headline/headline berita digunakan untuk mengenalkan produk terbaru atau produk terbaru berikutnya. Misalnya menggunakan kata-kata “Memperkenalkan”, “Akhirnya Dirilis”, “Terbaru”.
  • Guarantee Headline
    Guarantee Headline/headline jaminan yakni headline yang menyatakan manfaat dan jaminan hasil yang diinginkan. Misalnya : “Menghasilkan uang dari internet dalam 60 hari, Garansi uang kembali”, “Ampuh menurunkan berat badan dalam 2 minggu atau uang anda kembali dua kali lipat”.
  • How to Headline
    Jenis headline ini memberikan informasi, saran dan solusi bagi calon customer anda. Menggunakan kata How to/Bagaimana, headline sederhana dan besar pengaruhnya. Misalnya : “Bagaimana menghasilkan uang dari internet?”
  • Benefit Headline
    Benefit headline mengedepankan sisi manfaat. Dengan mengeteahui manfaatnya maka akan memotivasi pengunjung untuk mengambil tindakan. Fokus pada manfaat yang ditawarkan. Misalnya : “Meluruskan rambut anda dalam 10 menit”, “Membersihkan gigi dan menyegarkan nafas dalam 1 pasta gigi”.
  • Quetions Headline

Quetions Headline/headline pertanyaan memberi efek menantang, provokatif dan menimbulkan rasa penasaran. Menggunakan kata “Apakah anda…”. Misalnya : “Apakah anda sudah mempersiapkan masa depan anak anda?”

  • Reason Why Headline

Reason Why Headline/headline alasan mengapa, cukup efektif karena mengandung fakta dan angka tertentu. Misalnya : “ 10 alasan mengapa wanita menyukai pria yang lebih dewasa”, “7 fakta mengapa anda harus ikut training online ini sekarang juga”.

  • Testimonial Headline

Menggunakan testimoni pelanggan untuk informasi utama. Ini mendapatkan perhatian pengunjung anda dengan berbicara tentang manfaat yang mereka terima. Misalnya : “Bagaimana saya menghasilkan 10 Juta dalam 1 bulan”.

  • Command Headline

Command Headline/headline perintah efektif dengan menggunakan kata kerja. Misalnya :”Berhenti Menjadi Penonton, Saatnya Anda Sukses”.

Pilihlah kata-kata yang menarik tapi jangan terlalu berlebihan. Boleh sedikit lebay karena sangat penting dalam marketing. Tapi, terlalu lebay justru membat orang sulit mempercayai apa yang anda tawarkan. Hindari menulis dengan huruf besar semua. Pilihlah kata-kata tertentu saja untuk penulisan dengan huruf besar. Penulisan dengan huruf besar semua justru mengurangi minat pengunjung anda. Headline begitu penting karena menjadi pintu gerbang pengunjung menuju sales letter anda. Headline harus mampu menghipnotis mengunjung anda untuk mengklik sales letter anda. Dari headlinelah mulanya terjadi proses penjualan. Headline yang anda buat harus cukup powerfull dan berkesan.

Teknik Dalam Menulis Sales Page

Teknik Dalam Menulis Sales page pada website merupakan tulisan yang berfungsi untuk mempresentasikan produk anda kepada pengunjung/traffic sebaik mungkin sehingga mereka memutuskan untuk membeli produk anda/mengkonversi penjualan. Karena sales page bertugas mempresentasikan produk kita maka didesain sebaik mungkin dapat menarik hati konsumen. Sehingga akhirnya mereka mau memutuskan untuk membeli produk kita. Perlu diingat!, sebagus apapun produk anda, jika sales page anda jelek maka konsumen tidak akan pernah tahu manfaat yang diperoleh dari produk anda. Oleh karena itu jika anda menulis sales page, berpikirlah dari sudut pandang konsumen. Karena dengan begitu mereka akan tahu manfaat terbesar setelah memiliki produk anda. Sales page menjadi penentu seberapa banyak pengunjung yang akan membeli produk yang anda jual.

Sales page biasanya berada di akhir perjalanan traffic. Disini traffic kita harus convert dan menghasilkan $$$$$$$. Sales page secara fungsi bisa gabungan, artinya bisa jadi landing page (pada saat kita memakai ‘direct link’) dan squeeze page pada saat yang bersamaan.

Komponen dari sales Page ada 3 bagian, yakni :

  • Introduction = pengenalan
  • Body Copy= penawaran
  • Conclusion = kesimpulan

Berikut ini 10 Langkah Kunci Menulis Sales Page :

  • Headline: Headline haruslah singkat, padat dan jelas. Yang paling penting harus mampu menarik perhatian pengunjung dalam waktu singkat. Headline bertugas mengiring pengunjung untuk terus membaca sales letter. Harus cepat karena orang tak punya banyak waktu. Sekali headline anda gagal menarik perhatian, pasti efeknya terasa pada penjualan.
  • Introduction. Setelah pengunjung tertarik dengan membaca headline yang kita tulis, selanjutnya lakukan pengenalan diri, apa latar belakang dan passion anda.
  • Bangun Proxymity. Bangun kedekatan dengan calon pembeli produk anda. Caranya dengan meyakinkan mereka bahwa anda juga memiliki masalah yang sama. Jika yang anda tawarkan ebook training, maka jelaskan bahwa dulu anda juga mengalami kesulitan dengan mencari ebook training yang lengkap dan bermanfaat untuk bisnis online anda.
  • Mulai Ajukan Solusi. Mulai sisipkan dalam bawah sadar target market anda mengenai solusi yang bisa ditempuh. Mungkin beli ebook, ikut training, dll.
  • Informasikan Komposisi Produk dan Benefitnya. Jelaskan fitur apa saja yang mereka akan dapatkan dan jelaskan manfaat apa saja yang mereka dapatkan dari produk tersebut.
  • Pencantuman harga. Rumus harga pergunakanlah ilmu penentuan harga yang secara psikologis membuat kesan tidak terlalu mahal. Itulah mengapa seorang internet marketer sebelum memberikan harga sebenarnya, ada harga coret. Sehingga memberi kesan pengunjung sangat untung dan sayang jika melewatkan penawaran ini. Masalah pembulatan harga, cukup penting diperhatikan bahwa secara psikologis calon pembeli lebih suka harga yang tampak menguntungkan. Misalnya Rp. 99.000,- lebih baik jika dibandingkan dengan mencantumkan harga Rp. 100.000,-
  • Pasang CALL TO ACTION. Tombol beli sekarang, buy now, subscribe now,dll. Artinya, setelah pengunjung kita arahkan dengan penawaran yang sulit untuk ditolak, langsung berikan tombol untuk melakukan pembelian. Bisa tombol itu di linkan ke paypal, form order, atau strategi lain yang intinya langsung bantu calon customer melakukan transaksi.
  • Kasih GARANSI. Hilangkan keraguan dari diri calon customer anda dengan garansi. Bisa garansi uang kembali jika tidak sukses dalam 30 hari, dll.
  • Tambahkan bonus. Semua orang suka BONUS. Ya, semua orang suka jika dapat keuntungan tambahan. Cantumkan harga bonus yang anda berikan dan apa saja isinya. Tentu saja bonus harus berkaitan erat dengan produk yang anda jual. Dengan begitu calon customer anda nggak akan lari ke website orang lain.
  • Lakukan Recap. Tulis pengulangan lagi secara singakat, totalan Value + Bonus berapa, Harga dan CALL TO ACTION lagi.

Teknik Dalam Menulis Sales page Tambahan dari 10 di atas yang juga penting, yakni : harus ada Disclaimer. Penting menambahkan point disclaimer di bagian salesletter. Lalu juga bisa tambahakan sedikit FAQ (kayak tanya jawab singkat) mengenai hal hal yang mungkin sering ditanyakan berkaitan dengan penawaran anda.

Cara Membuat Sales Page Yang Menjual

Sebelum anda ingin belajar cara membuat sales page yang menjual, sebaiknya anda tanyakan pada diri anda….

  • Apa tujuan sales page anda?

Apa yang akan dilakukan pengunjung setelah mencapai landing page anda? Apakah membeli produk? Mengisi formulir? Mendaftar newsletter? Mendapatkan ebook? Langkah pertama sebelum menerapkan strategi apapun adalah menentukan tujuan. Anda harus tahu benar tujuan sales page anda.

  • Siapa saingan anda?

Dengan siapa anda bersaing? Perhatikan saingan anda. Perhatikan bagaimana mereka berhasil? Lihat apa saja yang mereka lakukan? Anda bisa mengikuti strategi-startegi yang mereka gunakan.

  • Siapa audiens anda?

Kenali keinginan, harapan dan impian audiens anda. Semakin anda memahami audiens anda, semakin anda mengerti kebutuhan mereka.

  • Bagaimana audiens ke landing page anda?

Apakah melalui google? Twitter? Facebook? Pilih sales lpage yang sesuai dengan media yang anda gunakan.

Prinsip sales page persuasif adalah menghasilkan sales page yang emosional, menghipnotis dan yang akan mendorong orang lain untuk membeli produk yang anda tawarkan. Prinsip ini juga mengadopsi rumus klasik advertising : 

AIDAAttention(Perhatian), Interest (Minat),Desire (Keinginan), Action(Tindakan).

Langkah-langkah menulis sales page persuasif :

1. Kreatifitas (Perhatian)

Bagian pertama ini adalah mengenai bagaimana menulis headline. Headline merupakan elemen penting bagi sales page yang menjual. Apakah sales sales page anda akan dibaca pengunjung? Itu tergantung headline yang anda buat. Elemen dari headline:

  • Sampaikan sesuatu yang emosional, bila perlu mengejutkan.
  • Informasikan keuntungan/manfaat utama produk Anda.
  • Buatlah pengunjung penasaran.
  • Buat seolah-olah headline yang anda buat khusus untuk mereka secara pribadi.
  • Buat headline sesingkat mungkin, jangan buang waktu pengunjung Anda.
  • Buat headline yang agak lebay sedikit, tapi ingat jangan berlebihan.

Contoh headline:

“Rahasia Menghasilkan Uang dari Internet”

Headline di atas membuat rasa penasaran pengunjung website anda.

2. Komunikatif (Minat & Keinginan)

Secara umum isi sales page adalah seputar informasi produk, keunggulannya, manfaatnya, dll. Biasanya bagian isi ini memerlukan penjabaran dan cukup menyita waktu pengunjung. Kemampuan komunikasi Anda dibutuhkan agar pengunjung tidak bosan. Bagaimana menjadi komunikatif dalam sales page persuasif?

  • Mulailah dengan perkenalkan diri Anda
  • Sampaikan manfaat yang di dapat dari produk yang anda tawarkan
  • Susunlah bahasanya dengan cara yang mudah dipahami/sederhana, boleh sedikit berlebihan.
  • Buatlah seperti sebuah dialog, misalnya berupa pertanyaan agar lebih interaktif
  • Sisipkan sedikit humor atau motivasi agar pengunjung tidak lelah/jenuh
  • Berikan testimoni dari customer anda
  • Cantumkan penawaran harga yang menarik
  • Berikan bonus
  • yang paling penting itu berikan bukti semisal ‘Before After’ atau track record

Jika Anda merasa telah cukup menjelaskan produk Anda, letakkan fitur CALL to ACTION  yang merupakan link untuk mengarahkan pengunjung melakukan order.

3. Pembelian (Tindakan)


Bagaimana mendorong pengunjung agar mengambil tindakan untuk membeli? Persuasi mengajarkan bagaimana proses mengambil keputusan untuk membeli itu terjadi. Anda dapat menggunakan kata-kata persuasif untuk mengkonversi penjualan, untuk meyakinkan pengunjung bahwa sekaranglah saat yang paling tepat untuk mereka membeli produk Anda, misalnya :

  • Promo diskon hanya 3 hari, lakukan pemesanan sekarang!
  • Jangan lewatkan kesempatan emas mendapatkan ebook training, GRATIS!!!

Sertakan pula jaminan/garansi merupakan salah satu kekuatan dalam meyakinkan seseorang bahwa produk Anda berkualitas. Itulah beberapa cara membuat sales page yang menjual yang bisa anda praktekan

<===HAPPY SELLING===>

Headline Sales Page Yang Mendatangkan Pengunjung

Newspaper online template design with world business economy and technology news headlines with silhouettes realistic vector illustration

Headline sales page yang mendatangkan pengunjung merupakan salah satu faktor penting yang dalam sales letter. Anda hanya punya waktu singkat untuk menarik perhatian pengunjung dengan sebuah headline. Jika headline anda tidak menarik perhatian pengunjung maka secepat mereka datang secepat itu pula mereka akan pergi dari website anda. Dan akan kehilangan calon pembeli potensial. Anda tidak mau hal ini terjadi bukan? Lalu bagaimana cara menulis headline yang mampu menarik perhatian pengunjung? Inilah 6 tips menulis headline sales letter yang menjual :

  • Headline tidak harus pendek. Headline harus singkat dan padat. Terkadang anda bisa menulis headline sales letter anda yang agak panjang, tergantung kekuatan kata-kata yang anda miliki.
  • Headline harus berbicara kepada pelanggan. Jika anda mempunyai sesuatu yang baru tentang produk anda. Katakan hal itu dalam headline yang anda buat. Headline harus fokus dengan keadaan pelanggan.
  • Jangan membuat headline yang berlebihan. Kadangkala orang melakukan kesalahan dengan membuat headline yang berlebihan untuk membuat pengunjung penasaran. Bukannya penasaran malah terasa membosankan dan jadi kurang meyakinkan. Ingat, pengunjung hanya peduli dengan manfaat apa yang bisa mereka peroleh.
  • Dapatkan perhatian dari pengunjung. Gunakan kata-kata yang membangkitkan minat dan berkesan bagi pengunjung seperti “Terbaru…”, “Penawaran terbatas…”, “Spektakuler Launching…”, “Segera Dirilis…”, dsb.
  • Bicara langsung pada pengunjung. Ini akan berguna untuk memfokuskan dan menyaring pengunjung hanya pada mereka yang menjadi target market anda. Jika anda menjual produk bisnis online pakailah kalimat seperti “Perhatian: pencari income jutaan di bisnis online”, dsb.
  • Pakailah tanda petik. Meskipun headline anda bukan sebuah testimonial tetaplah memakai tanda petik. Ini adalah sebuah trik yang legal dan etis untuk menarik perhatian pengunjung.
  • Pakailah Bold atau Underline. Pada kata-kata persuasif dan bonus penting memakai bold dan underline

Inilah 9 kalimat Powerfull untuk Headline :

  • 1. Who else wants [something]?
    Contoh : 
    Siapa yang mau ebook gratis? 
    Siapa yang mau diskon 70%+20% hanya hari ini? 
    Siapa  yang bei 1 Gratis 1?
  • 2. [Number] Secret(s) of [something]
    Contoh :
    3 Rahasia cepat langsing dalam waktu singkat. 
    10 Tips memiliki rambut indah mempesona
  • 3. Here’s how [somebody] [does something]
    Contoh :
    Beginilah caranya agar wanita memiliki kulit tampak 10 tahun lebih muda
  • 4. [Number] Little known methods [to do something]
    Contoh :

5 Langkah Meningkatkan Traffic Website Anda
3 Langkah mudah menghilangkan jerawat

  • 5. [Number] quick solution (or way) to [something]
    Contoh : 
    5 Cara Tercepat untuk Mengatasi Masalah Keuangan Anda
  • 6. Now you can have [one good thing] and [other good thing]
    Contoh : 
    Rahasia agar Anda Bebas Makan Apapun Tanpa Khawatir Menambah Berat Badan Anda
  • 7. How to [do something] like [world class example]
    Contoh : 
    Bagaimana Caranya Memiliki Tubuh Langsing Seperti Jeniffer Lopez
  • 8. All that you need to know about [something]
    Contoh :
    Semua yang Anda Butuhkan Untuk Menambah Stamina Anda, Ada di Madu Asli
  • 9. [Number] [superlative] [something]
    Contoh :
    15 Kandungan yang Ada didalam Minuman Herbal.

Headline sales page yang mendatangkan pengunjung yang baik akan membuat pengunjung tertarik untuk membaca keseluruhan isi sales letter anda. Hal ini tentu saja akan meningkatkan konversi penjualan anda.

Teks Call to Action Untuk Bisnis Digital

Call To Action (CTA) adalah banner, tombol, atau beberapa jenis grafis atau teks pada website yang dimaksudkan untuk mendorong pengguna untuk mengklik. Inti sales letter adalah bagaimana agar calon customer anda bertindak anda dapat memanfaatkan Call To Action untuk mengarahkan mereka. Bisa dengan Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris, terkadang bahasa asing tampak lebih mudah. Anda bisa menggunakan Call To Action berikut ini di sales letter anda :

Daftar Sekarang

Daftar Gratis

Order Disini

Dapatkan Rahasianya Disini

Cek Disini

Klik Disini

Download Sekarang

Masukkan alamat email

Booking Sekarang

Gabung Sekarang

Daftar Newsletter

Pesan Sekarang

Watch This

Click Here

Add to Cart

Book Now

Subscribe Now

Subscribe Today

Apply Now

Click For Detail

More Info

Follow

Watch This

Buy Now

Visit Us

Click The Button Below

Get Access Now

Get It Free

Start Now

Learn More

Berikut cara mengoptimalkan Call To Action (CTA) :

  • Lakukan tes CTA

Anda hanya dapat lakukan tes CTA pada design atau text yang anda gunakan, penggunaan font, ukuran, warna, lokasi, dll. Dalam satu waktu, gunakanlah hanya 1 elemen pengetesan, agar anda dapat menganalisa hasil yang pasti dari elemen yang anda gunakan tersebut.

  • Jadikan CTA terlihat pada pandangan pertama

CTA harus terlihat jelas pada sales letter anda sehingga calon customer tahu dimana harus meng-klik. Anda bisa membuat CTA lebih besar. anda bisa mainkan warna atau tanda baca.

  • Miliki Perintah yang jelas

Jangan sampai call to action Anda malah membuat bingung. CTA haruslah jelas apa perintah dan apa maksudnya. Gunakan kata perintah seperti “Klik di sini!, “Daftar sekarang”, “Gabung sekarang”, atau yang lainnya.

  • Pilihlah warna yang tepat

Pilihlah warna yang kontras dengan desain sale letter anda sehingga CTA lebih menonjol. Pilihan warna dapat mempengaruhi CTR. Kalau anda perhaikan mengapa tombol CTA kebanyakan warna hijau? Karena secara psikologis warna hijau mengartikan penerimaan dan persetujuan. Atau anda juga bisa dengan warna kuning agar lebih atraktif. jangan lupa gunakan Bold agar lebih kentara.

  • Masukkan beberapa tombol CTA

Jika tidak banyak tulisan, anda bisa letakkan satu tombol CTA. Jika tulisan anda cukup panjang, anda bisa meletakkan lebih dari satu CTA. Misalnya : pada bagian tengah sales letter anda atau bagian akhir.

  • Jelaskan secara spesifik

Biasanya kata dalam CTA terdiri dari 1 atau 2 kata. Bukan berarti anda tidak boleh menulis dalam satu kalimat. Misalnya : “Booking Hotel Sekarang dan Dapatkan Diskon” atau “Temukan Restoran Terdekat dan Dapatkan Voucher Gratis”.

  • Gunakan Gambar

Anda bisa gunakan gambar untuk mengarahkan ke CTA anda. Bisa dengan gambar panah atau garis. Bahkan dengan gambar bergerak akan lebih bagus. Karena elemen gambar mendapat perhatian lebih dari pengunjung.

Hal Penting Dalam Sebuah Page Penjualan

Sales Letter adalah sebuah website/halaman yang berisi tentang deskripsi dari produk dan kalimat-kalimat marketing yang bertujuan untuk menjual produk anda. Sukses atau tidaknya sebuah sales letter bergantung sukses atau tidaknya sales letter tersebut mengkonversi penjualan. Itulah mengapa sales letter dibuat semenarik mungkin. Buatlah agar calon customer anda tidak berani menolak penawaran yang anda lakukan. Caranya? Mari kita lihat dulu syarat membuat sales letter :

  • Loading Ringan

Ini syarat wajibnya. Pengunjung paling malas membuka website yang sukar diakses atau berat untuk loading. Lebih dari 11 detik waktu loading, maka pengunjung akan meninggalkan website anda.

  • Gambar Menarik

Gambar-gambar yang menarik dengan kualitas gambar yang bagus sangat disenangi para pengunjung website anda. Buatlah tampilan gambar yang professional.

  • Penawaran Yang Menarik

Penawaran yang menarik menjadi ujung tombak untuk mengkonversi penjualan. Buatlah penawaran yang menguntungkan bagi calon customer anda.

  • Memuat Penjelasan Produk yang Detail

Penting untuk menjelaskan secara detail dari A sampai Z tentang produk yang ditawarkan. Benefit, How To Use, Garansi, Bonus, dan lain sebagainya.

  • Menampilkan Testimonial

Bukti dan bukan hanya sekedar janji adalah lebih ampuh dibandingkan bahasa penawaran apapun, karena dengan testimonial yang memuat masalah dan solusi akan menambah citra produk anda terangkat. Sebagian pelanggan lebih senang dengan memperhatikan pengalaman dari customer lain yang telah membeli produk anda.

  • Cara Order Dan Pembayaran Yang Mudah

Pastikan cara order dan pembayaran dapat dilakukan dengan mudah, jika perlu buatlah form order. Cara order yang rumit bisa membuat calon customer membatalkan transaksi.

  • Buat Profile Anda Yang Menarik

Buatlah Foto Profile yang menarik, berikan alamat yang jelas, dan bagaimana menghubungi Anda via handphone atau email, dll. Semuanya harus asli. Sehingga meyakinkan para pengunjung terhadap website dan penawaran yang anda lakukan.

  • Cantumkan Bukti

            Cantumkanlah bukti baik berupa Before After ataupun track record produk.

Lantas bagaimana caranya agar pengunjung sulit menolak penawaran yang anda lakukan? Anda bisa gunakan beberapa teknik berikut ini :

Urgency – Menjadikan solusi atau penawaran kita sebagai yang terbaik buat menyelesaikan masalah atau memenuhi kebutuhan calon customer sehingga ia akan membelinya

Scarcity – Menjadikan penawaran kita seperti barang yang langka, persediaan terbatas dan dalam waktu terbatas akan segera habis/sold out.

Testimonial – Meminta orang untuk memberikan testimoni tentang produk yang kita tawarkan. Ini merupakan social proof bahwa produk kita layak dan harus dibeli. Walau produk kita baru, tapi ada cara untuk mendapatkan testimoni yang sah dan autentik dari seorang customer. Sebelum launching anda bisa menawarkan produk secara gratis bagi mereka yang bersedia memberikan testimoni. Hal ini sah dilakukan dan anda mendapatkan review produk yang akan anda launching.

Bonus – Memberikan tambahan nilai terhadap penawaran kita. Jelaskan bahwa uang yang mereka bayar juga termasuk bonus-bonus yang nilai sekian rupaih lebih tinggi dari nilai produknya sendiri. Perlihatkan nilai/harga dari bonus yang diberikan agar lebih kelihatan nilai tambahnya. Misalkan : Dapatkan Bonus Ebook Seharga Rp. 300.000,- jika anda order sekarang!

Discounts – Tawarkan diskon dengan batas waktu tertentu. Buatlah waktu yang mendesak dan sangat singkat. Terangkan jika diskon hanya berlaku 2 hari dan setelah itu harga kembali normal.

Risk Removal – Pembeli menyukai pembelian tanpa resiko. Tawarkan jaminan/garansi uang kembali dalam waktu 2 bulan atau 60 hari. Sehingga calon customer  akan merasa punya cukup waktu untuk mencoba produknya tanpa kerugian apapun.  

Kalimat dan Kata Penting Dalam Sales Page

Pilihan kata-kata dalam sales letter sangat penting. Pilihlah kata-kata yang membuat pengunjung anda sulit untuk menolak penawaran yang anda ajukan. Kata yang anda gunakan dalam marketing bisa menentukan antara kesuksesan atau kegagalan. Sebegitu kuatkah pengaruh pilihan kata-kata dalam marketing? Iya, tentu saja. Oleh karena itu pilihlah kata-kata yang ampuh untuk menjual produk anda. Kata-kata berikut ini sangat kuat menarik minat calon customer anda, apa saja?

  • ANDA

ANDA adalah kata yang paling kuat dalam marketing. Bahkan mengalahkan kata UANG. Dengan kata ANDA, seakan-akan anda sedang berbicara langsung dengan calon customer anda. Ini adalah kata terbaik menjalin interaksi dengan pengunjung anda. Misal : “ANDA ingin sukses di bisnis internet?” ini jauh lebih baik daripada “Semua orang ingin sukses di bisnis internet?”. Penggunaan kata-kata ANDA seakan-akan penawaran yang anda ajukan terfokus padanya.

  • UANG

Ada ungkapan kalau melihat uang mata langsung hijau. Hahaha…. dan benar adanya. Bahkan hanya mendengar kata UANG, orang akan langsung fokus melihat penawaran yang anda ajukan. Gunakanlah nominal uang, misalnya “Raih penghasilan Rp. 10.000.000,00- pertama anda dari internet dalam 2 bulan” bahkan nominal uang bisa anda bold, atau beri background warna atau beri tulisan dengan warna yang terang. Contoh lainnya :” Ambil kesempatan ini, anda berhemat 500 ribu jika membeli langsung 2 paket”.

  • GRATIS

Kalau sudah dengar kata GRATIS, semua jadi melek. Iya, GRATIS kata yang ampuh untuk menekankan bahwa calon customer anda mendapatkan keuntungan lebih. Misalnya : “Beli sekarang, GRATIS ongkos kirim” atau “Beli Ebook training, dapatkan konsultasi GRATIS”.

  • JAMINAN / GARANSI

Kebanyakan orang tidak suka mengambil resiko. Dengan memberikan jaminan, mereka lebih mudah mempercayai anda dan produk yang anda tawarkan karena mereka merasa aman dan nyaman. Misal : “Super X, berhasil dalam 30 hari atau GARANSI uang kembali”.

  • RAHASIA

Kata RAHASIA selalu membuat penasaran. Semua orang ingin tahu RAHASIA yang tersimpan. Semakin heboh rahasia yang ingin anda ungkapkan, semakin besar rasa ingin tahu pengunjung anda. Misalnya : “RAHASIA super affiliate terungkap, disini! ”.

  • MUDAH

Setiap orang tentu saja menyukai hal-hal yang dapat dilakukan dengan dengan MUDAH. Semua oang ingin segalanya menjadi MUDAH. Misalnya :” Menjalankan bisnis online dari rumah? Sangat MUDAH, begini caranya”.

  • CEPAT

Sama halnya dengan kata MUDAH, kata CEPAT juga sangat diminati calon customer anda. Mereka menyukai hasil yang CEPAT. Misalnya : “ Slimmer Herbal, berhasil turunkan berat badan dengan CEPAT!”.

  • MANFAAT / KEUNTUNGAN

Sebagian besar dari pemasaran menuliskan manfaat dari produk atau layanannya, namun lalai untuk benar-benar menggunakan kata MANFAAT. Ketika orang membaca kata MANFAAT/KEUNTUNGAN mereka
sadar menjadi gembira. Mereka tahu mereka akan mempelajari sesuatu yang akan mempengaruhi kehidupan mereka, sehingga mereka ingin tahu lebih banyak. Misalnya, “Sebagai MANFAAT tambahan pada produk ini, anda mendapatkan… (camkan bagian keuntungan/manfaat).”

  • NAMA

Orang suka mendengar nama mereka sendiri disebutkan orang lain dan mereka suka membaca nama mereka tertulis. Anda bisa gunakan ini pada email marketing. Sebutkan nama mereka beberapa kali dalam email marketing anda. Calon customer akan merasa senang, dihargai dan merasa lebih personal. Misal : “Selamat siang ANI…. Baiklah ANI, berikutnya…. Terima kasih ANI.”s

  • Bonus

            Semua orang suka dengan  bonus, jadi penting sekali untuk mencantumkannya pada sales letter anda.

Pentingnya Sales Letter Dalam Bisnis Anda

Sales letter merupakan tulisan pada website yang berfungsi untuk mempresentasikan produk anda kepada pengunjung/traffic sebaik mungkin sehingga mereka memutuskan untuk membeli produk anda/mengkonversi penjualan. Karena sales letter bertugas mempresentasikan produk kita maka didesain sebaik mungkin dapat menarik hati calon customer anda. Sehingga akhirnya mereka mau memutuskan untuk membeli produk kita. Berikut ini adalah manfaat Sales Letter :

  1. Memberi penjelasan produk sekaligus solusi bagi calon customer anda

Sales letter harus memberi gambaran penjelasan tentang produk sekaligus manfaatnya sehingga besar kemungkinan produk yang anda tawarkan merupakan solusi dari masalah yang dihadapi calon customer anda. Bahkan perlu juga anda tampilkan testimoni dari customer anda yang lain yang sudah merasakan manfaat dari produk anda.

  • Memberi daya tarik yang kuat agar calon customer anda segera “Action”

Inti dari sales letter adalah menarik calon customer anda untuk bertindak. Apakah itu untuk melakukan order produk yang anda tawarkan atau mengisi alamat email atau mendaftarkan diri untuk ebook gratis, dll. Apapun tindakan yang anda harapkan dari calon customer anda, tergantung bagaimana anda mengarahkan mereka dalam sales letter anda.

  • Merekomendasikan produk yang anda jual

Sales letter bisa anda arahkan untuk merekomendasikan produk yang anda jual. Sebelum merekomendasikan produk sebaiknya anda memberikan edukasi terlebih dahulu kepada pengunjung. Edukasi dapat berupa artikel, dapat berupa ebook gratis atau video yang berkaitan dengan produk yang anda akan rekomendasikan.

  • Membangun list building (menangkap alamat email dengan autoresponder)

Membangun list building sangat penting dalam internet marketing seperti menjaring calon customer anda. Anda bisa membuat sales letter anda berisi ajakan untuk meninggalkan alamat email calon customer. Manfaat list building sangat banyak, diantaranya : membangun hubungan dengan calon customer anda bisa dengan mengirim artikel yang terkait dengan produk anda, biaya promosi murah, pemasaran yang cepat, membina customer yang loyal, meninjau mereka yang aktif atau yang pasif, dll.

  • Sebagai PreSell produk yang anda promosikan

Sales letter bisa jadi sebagai wadah mempromosikan produk yang akan anda luncurkan. Sebelum benar-benar melakukan launching, anda bisa memanaskan suasana dengan memberikan gambaran produk yang akan anda jual. Sehingga saat launching, produk anda benar-benar booming.

Sales letter menjadi ruang bagi anda untuk meyakinkan calon customer anda untuk bertindak. Buatlah penawaran semenarik mungkin. Buatlah sales letter yang membuat pengunjung anda betah membaca sampai habis. Hindari hal-hal baik gambar atau tulisan yang menyakitkan mata untuk dilihat. Sales letter sangat penting untuk menarik perhatian banyak orang yang ingin membeli produk anda. Tanpa andanya sales letter yang menarik maka calon customer tidak akan tertarik membeli produk anda.

Adab Safar

Apa itu safar? Safar adalah keluar dari tempat tinggal untuk melakukan perjalanan yang jauh. Dalam Islam, ada adab-adab yang hendaknya diperhatikan oleh orang yang safar. Diantaranya

Pertama, Hendaknya Tidak Safar Sendirian

Seorang Muslim dimakruhkan bersafar sendirian, hendaknya bersafar bersama beberapa orang. Sehingga lebih aman dan bisa saling mengingatkan kebaikan dan melarang kemungkaran di perjalanan. Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

الرَّاكِبُ شَيْطَانٌ، وَالرَّاكِبَانِ شَيْطَانَانِ، وَالثَّلَاثَةُ رَكْبٌ

“orang yang berkendaraan sendirian adalah setan, orang yang berkendaraan berdua adalah dua setan, orang yang berkendaraan bertiga maka itulah orang yang berkendaraan yang benar.“ (HR. Malik dalam Al Muwatha, Abu Daud no.2607, dan At Tirmidzi no. 1674, dihasankan Al Albani dalam Shahih Abu Daud)

Dari Ibnu Umar radhiallahu’anhuma, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

لو يعلمُ الناسُ ما في الوَحْدَةِ ما أعلَمُ، ما سار راكبٌ بليلٍ وَحْدَه

“Andaikan orang-orang mengetahui akibat dari bersafar sendirian sebagaimana yang aku ketahui, maka mereka tidak akan bersafar di malam hari sendirian.“ (HR. Bukhari no. 2998)

Kedua, Mencari Teman Safar yang Baik

Hendaknya seorang yang bersafar mencari teman safar yang saleh. Agar perjalanan safarnya penuh dengan hal-hal yang bermanfaat, jauh dari kesia-siaan dan maksiat. Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَة

“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628)

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda,

الرجل على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل

“Keadaan agama seseorang dilihat dari keadaan agama teman dekatnya. Maka hendaklah kalian lihat siapa teman dekatnya.” (HR. Tirmidzi no.2378, ia berkata: ‘hasan gharib’, dihasankan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi)

Ketiga, Boleh Menjamak Salat, Namun Lebih Utama Tidak Dijamak

Boleh menjamak (menggabungkan) salat ketika safar. Zuhur dijamak dengan Asar, Magrib dengan Isya. Salat Subuh dikerjakan pada waktunya dan tidak dijamak dengan salat sebelumnya atau sesudahnya.

Menjamak salat dengan salat sebelumnya dinamakan jamak takdim. Misalnya yang dilakukan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pada hari Arafah ketika haji Wada, beliau menggabungkan salat Asar dengan Zuhur.

Menjamak salat dengan salat sesudahnya dinamakan jamak takhir. Misalnya yang dilakukan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam di Muzdalifah pada malam hari, beliau menggabungkan salat Magrib dan Isya.

Menjamak salat dibolehkan secara umum ketika ada masyaqqah (kesulitan). Dari Abdullah bin Abbas radhiallahu’anhu beliau mengatakan:

جمع رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ بين الظهرِ والعصرِ ، والمغربِ والعشاءِ بالمدينةِ من غيرِ خوفٍ ولا مطرٍ

“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menjamak salat Zuhur dan salat Asar, dan menjamak salat Magrib dan Isya, di Madinah padahal tidak sedang dalam ketakutan dan tidak hujan” (HR. Muslim no. 705).

Para ulama mengatakan alasan Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam menjamak karena ada masyaqqah. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan:

والقصر سببه السفر خاصة ، لا يجوز في غير السفر. وأما الجمع فسببه الحاجة والعذر

“Dibolehkannya menqasar salat hanya ketika safar secara khusus, tidak boleh dilakukan pada selain safar. Adapun menjamak salat, dibolehkan ketika ada kebutuhan dan uzur.” (Majmu’ Al Fatawa, 22/293).

Syaikh Abdul Aziz bin Baz mengatakan:

وله الجمع يجوز له الجمع بين الظهر والعصر، بين المغرب والعشاء، لكن تركه أفضل إذا كان نازلًا ليس عليه مشقة تركه أفضل

“Orang yang safar dibolehkan menjamak salat Zuhur dan Asar, salat Magrib dan Isya, namun meninggalkannya itu lebih utama, jika ia singgah di suatu tempat dan tidak ada kesulitan, maka meninggalkan jamak itu lebih utama”

Keempat, Dianjurkan Mengqasar Salat

Adapun mengqasar (meringkas) salat ketika safar, itu lebih dianjurkan. Ibnu Umar radhiallahu’anhu mengatakan:

صَحِبْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ لَا يَزِيدُ فِي السَّفَرِ عَلَى رَكْعَتَيْنِ ، وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ كَذَلِكَ ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ

“Aku biasa menemani Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dan beliau tidak pernah menambah salat lebih dari dua rakaat dalam safar. Demikian juga Abu Bakar, Umar dan Utsman, radhiallahu’anhum.” (HR. Bukhari no. 1102, Muslim no. 689)

Maka mengqasar salat ketika safar hukumnya sunah muakkadah (sangat ditekankan). Namun jika menyempurnakan rakaat, salatnya tetap sah. Seorang musafir jika salat menjadi makmum dari imam yang berstatus mukim, maka musafir tersebut tidak boleh mengqasar.

Mengqasar salat adalah mengerjakan salat Zuhur atau salat Asar atau salat Isya hanya dua rakaat saja. Adapun salat Magrib dan salat Subuh tidak bisa diqasar.

Kelima, Wajib Salat di Darat Selama Masih Memungkinkan

Sebagaimana kita ketahui bersama, menghadap kiblat adalah syarat sah salat, tidak sah salatnya jika tidak dipenuhi. Berdasarkan firman Allah Ta’ala:

قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ

“Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya” (QS. Al Baqarah: 144)

Maka pada asalnya, salat wajib yang lima waktu dilakukan di darat dan tidak boleh dikerjakan di atas kendaraan karena sulit menghadap kiblat dengan benar.

Imam An-Nawawi lalu berkata: “hadis-hadis ini menunjukkan bolehnya salat sunah kemana pun binatang tunggangan menghadap. Ini boleh berdasarkan kesepakatan (ijma) kaum Muslimin.” Dan di tempat yang sama, beliau menjelaskan: “hadis ini juga dalil bahwa salat wajib tidak boleh kecuali menghadap kiblat, dan tidak boleh di atas kendaraan, ini berdasarkan kesepakatan (ijma) kaum Muslimin. Kecuali karena adanya rasa takut yang besar.” (Syarah Shahih Muslim, 5/211)

Keenam, Membaca Doa Keluar Rumah

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا خَرَجَ الرَّجُلُ مِنْ بَيْتِهِ فَقَالَ بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ، قَالَ: يُقَالُ حِينَئِذٍ: هُدِيتَ، وَكُفِيتَ، وَوُقِيتَ، فَتَتَنَحَّى لَهُ الشَّيَاطِينُ، فَيَقُولُ لَهُ شَيْطَانٌ آخَرُ: كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِيَ وَكُفِيَ وَوُقِيَ؟

”Apabila seseorang keluar dari rumahnya kemudian dia membaca doa: bismillaahi tawakkaltu ‘alallahi laa haula walaa quwwata illaa billah (dengan menyebut nama Allah, yang tidak ada daya tidak ada kekuatan kecuali atas izin Allah), maka dikatakan kepadanya, ‘Kamu akan diberi petunjuk, kamu akan dicukupi kebutuhannya, dan kamu akan dilindungi’. Seketika itu setan-setan pun menjauh darinya. Lalu salah satu setan berkata kepada temannya, ’Bagaimana mungkin kalian bisa mengganggu orang yang telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi (oleh Allah)’” (HR. Abu Daud no. 5095, At Tirmidzi no. 3426; dishahih oleh Al-Albani dalam Shahih Abu Daud).

Ketujuh, Berpamitan Kepada Keluarga dan Tetangga

Dianjurkan untuk berpamitan kepada keluarga dan tetangga serta kerabat sebelum safar. Dari Ibnu Umar radhiallahu’anhu, beliau berkata:

كان رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ يُوَدِّعُنا فيقول : أَستودِعُ اللهَ دِينَك وأمانتَك وخواتيمَ عملِك

“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berpamitan kepada kami (sebelum safar) kemudian membaca doa: astaudi’ullah diinaka wa amaanataka wa khowaatima amalika (aku titipkan kepada Allah, agamamu, amanatmu, dan penutup amalanmu)” (HR. Ahmad, 6/242, Abu Daud no. 2600, At Tirmidzi no. 3443, dishahihkan oleh Ahmad Syakir dalam Takhrij Musnad Ahmad).

Dan orang yang ditinggalkan membaca doa sebagaimana yang ada dalam hadis ini:

النبيَّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم ودَّع رجلًا فقال : زوَّدكَ اللهُ التقوى , وغفَر لكَ ذنبَكَ , ويسَّر لكَ الخيرَ مِن حيثُما كنتَ

“Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam jika memberi pesan kepergian kepada seseorang, beliau mengucapkan: zawwadakallahut taqwaa wa ghafara laka zambaka wa yassara lakal khayra min haitsumaa kunta (semoga Allah memberimu bekal taqwa, dan mengampuni dosamu, dan memudahkan kebaikan untukmu dimanapun berada)” (HR. At Tirmidzi no. 3443, dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi).

Kedelapan, Membaca Doa Naik Kendaraan

Ketika naik kendaraan apapun, dianjurkan membaca doa:

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ . وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Subhaanalladzi sakhkhoro lanaa hadza wa maa kunna lahu muqrinin. Wa innaa ila robbinaa lamunqolibuun

“Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami”.

Sebagaimana ditunjukkan oleh ayat berikut:

وَالَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا وَجَعَلَ لَكُمْ مِنَ الْفُلْكِ وَالْأَنْعَامِ مَا تَرْكَبُونَ . لِتَسْتَوُوا عَلَى ظُهُورِهِ ثُمَّ تَذْكُرُوا نِعْمَةَ رَبِّكُمْ إِذَا اسْتَوَيْتُمْ عَلَيْهِ وَتَقُولُوا سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ . وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

“Dan Yang menciptakan semua yang berpasang-pasang dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi. Supaya kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan supaya kamu mengucapkan, “Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.” (QS. Zukhruf: 12-14).

Terdapat redaksi lain yang lebih panjang. Dalam hadiss Ibnu Umar radhiallahu’anhuma, ia berkata:

أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اسْتَوَى عَلَى بَعِيرِهِ خَارِجًا إِلَى سَفَرٍ، كَبَّرَ ثَلَاثًا، ثُمَّ قَالَ: «سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا، وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ، اللهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ، اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ»

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam ketika naik ke untanya untuk pergi safar, beliau bertakbir 3x kemudian mengucapkan:

Subhaanalladzi sakhkhoro lanaa hadza wa maa kunna lahu muqrinin. Wa innaa ila robbinaa lamunqolibuun. Allahumma innaa nas’aluka fi safarinaa hadza al birro wat taqwa wa minal ‘amali ma tardhoa. Allahumma hawwin ‘alainaa safaronaa hadza, wathwi ‘annaa bu’dahu. Allahumma antash shoohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli. Allahumma inni a’udzubika min wa’tsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli

(Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami. Ya Allah kami memohon kebaikan dan ketaqwaan dalam safar kami dan keridhaan dalam amalan kami. Ya Allah mudahkanlah safar kami ini. Lipatlah jauhnya jarak safar ini. Ya Allah Engkaulah yang menyertai kami dalam safar ini, dan pengganti yang menjaga keluarga kami. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan safar ini, dari pemandangan yang menyedihkan, serta dari tempat kembali yang buruk baik dalam perkara harta dan perkara keluarga)” (HR. Muslim no. 1342)

Ketika pulang terdapat tambahan:

آيبونَ تائبونَ عابدون، لربِّنا حامدون

aayibuuna taa-ibuuna ‘aabiduuna lirobbinaa haamiduuna “(Kami kembali, dalam keadaan bertaubat dan menyembah kepada Rabb kami, dan memuji-Nya)” (HR. Muslim no. 1342)

Kesembilan, Memperbanyak Doa di Perjalanan

Hendaknya menggunakan waktu perjalanan untuk memperbanyak doa. Karena ketika safar adalah waktu terkabulnya doa. Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda:

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيْهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ، وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ

“Ada tiga doa yang pasti dikabulkan dan tidak ada keraguan lagi tentangnya: doanya seorang yang dizalimi, doanya musafir, doa buruk orang tua terhadap anaknya’” (HR. Ahmad 2/434, Abu Daud no. 1536. Dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah).

Kesepuluh, Segera Pulang Jika Urusan Sudah Selesai

Hendaknya orang yang bersafar segera pulang ketika urusannya selesai dan tidak berlama-lama. Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda:

السَّفَرُ قِطعةٌ من العذاب؛ يمنعُ أحدَكم طعامَه، وشرابَه ونومَه، فإذا قضى أحدُكم نَهْمَتَه فليُعَجِّلْ إلى أهلِه

“Safar adalah sepotong azab, seseorang diantara kalian ada yang terhalang untuk makan, terhalang untuk minum atau untuk tidur. Maka jika kalian sudah menyelesaikan urusannya, maka hendaknya segera kembali pada keluarganya.” (HR. Bukhari no.3001, Muslim no.1927).

Kesebelas, Shalat Dua Rakaat Pulang Safar

Dianjurkan ketika pulang dari safar, sebelum menuju ke rumah, hendaknya salat dua rakaat di masjid. Dari Ka’ab bin Malik radhiallahu’anhu, ia berkata:

أَنَّ النَّبيَّ صلَّى الله عليه وسَلَّم كان إذا قَدِمَ من سفر بدأ بالمسجِدِ فركع فيه ركعتين ثُمَّ جلس

“Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam jika beliau pulang dari safar, beliau mendahulukan masuk masjid kemudian salat dua rakaat di masjid kemudian duduk.” (HR Bukhari no. 3088, Muslim no. 2769)

Keduabelas, Acara Makan-Makan Sepulang Safar

Dibolehkan membuat acara makan-makan ketika seseorang datang dari safar, acara ini disebut dengan an-naqi’ah. Istilah an-naqi’ah dari kata dasar an -naq’u yang artinya debu. Karena orang yang safar biasanya terkena debu di perjalanan. Terdapat hadis shahih dari Nabi Shallalahu’alaihi Wasallam:

أَنَّهُ لَمَّا قَدِمَ المَدِينَةَ نَحَرَ جَزُورًا أَوْ بَقَرَةً

“Ketika Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam datang ke Madinah, beliau menyembelih unta atau sapi betina.” (HR. Bukhari no.2923 bab Ath Tha’am Indal Qudum).

Imam Al Bukhari membuat judul Bab “Bab jamuan ketika ada musafir yang datang”, Ibnu Umar Radhiallahu’anhuma biasa menjamu makan orang yang datang kepadanya” (Fathul Baari, 6/194).

Ketiga belas, melakukan shalat Istikharah sebelum bepergian, yaitu shalat sunnah dua raka’at kemudian berdo’a dengan do’a Istikharah.

Dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kami shalat Istikharah untuk memutuskan segala sesuatu, sebagaimana beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan al-Qur-an. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Apabila seseorang di antara kalian mempunyai rencana untuk mengerjakan sesuatu, hendaklah melakukan shalat sunnat (Istikharah) dua raka’at kemudian membaca do’a:

“اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ، اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمِّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِي وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ -أَوْ قَالَ: عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ -أَوْ قَالَ: عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ- فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ.”

“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu-Mu dan aku memohon kekuatan kepada-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan ke-Mahakuasaan-Mu. Aku memohon kepada-Mu sesuatu dari anugerah-Mu Yang Mahaagung, sesungguhnya Engkau Mahakuasa sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahui dan Engkau-lah Yang Mahamengetahui hal yang ghaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (orang yang mempunyai hajat hendak-nya menyebutkan persoalannya) lebih baik dalam agamaku, penghidupanku, dan akibatnya ter-hadap diriku -atau Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘…Di dunia atau Akhirat’- sukseskanlah untukku, mudahkanlah jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agamaku, penghidupanku, dan akibatnya terhadap diriku, atau -Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘…Di dunia atau akhirat,’- maka singkirkanlah persoalan tersebut, dan jauhkanlah aku dari padanya, takdirkan kebaikan untukku dimana saja kebaikan itu berada, kemudian berikanlah keridhaan-Mu kepadaku.” [HR. Al-Bukhari no. 1162, 6382 dan 7390]

Keempat belas, hendaknya bertaubat kepada Allah dari segala macam kemaksiatan yang telah diperbuatnya dan beristighfar dari setiap dosa yang dilakukannya, karena dia tidak mengetahui apa yang akan terjadi setelah ia melakukan safar dan tidak mengetahui pula takdir yang menimpanya.

Bagi seorang yang hendak safar hendaknya mengembalikan barang-barang yang pernah dirampasnya kepada pemiliknya, membayar hutang-hutang, menyiapkan nafkah (uang belanja) kepada yang wajib diberikan nafkah, segera menyelesaikan perjanjian-perjanjian yang diulur-ulur dan menulis wasiat kepada ahli warisnya dengan dihadiri para saksi, dan meninggalkan uang belanja kepada keluarganya (isteri, anak dan orang tua) dan meninggalkan kebutuhan pokok yang dapat mencukupinya.[1]

Hendaknya seorang yang hendak safar tidak membawa perbekalan kecuali dari sumber yang halal lagi baik.

Kelima belas, hendaknya melakukan safar (perjalanan) bersama dengan dua orang atau lebih. Sebagaimana hadits:

اَلرَّاكِبُ شَيْطَانٌ وَالرَّاكِبَانِ شَيْطَانَانِ وَالثَّلاَثَةُ رَكْبٌ.

“Satu pengendara (musafir) adalah syaitan, dua pengendara (musafir) adalah dua syaitan, dan tiga pengendara (musafir) ialah rombongan musafir.”[2]

Keenam belas, Mengangkat pemimpin, yaitu hendaknya menunjuk seorang ketua rombongan dalam safar, sebagaimana hadits:

إِذَا كَانَ ثَلاَثَةٌ فِيْ سَفَرٍ فَلْيُؤَمِّرُوْا أَحَدَكُمْ.

“Jika tiga orang (keluar) untuk bepergian, maka hendaklah mereka mengangkat salah seorang dari mereka sebagai ketua rombongan.”[3]

Dan yang dipilih sebagai ketua rombongan adalah orang yang mempunyai akhlak yang paling baik, paling dekat dengan teman-temannya, paling dapat mengutamakan kepentingan orang lain (tidak egois) dan senantiasa mencari kesepakatan rombongan (ketika ada perbedaan pendapat)

Ketujuh belas, Disunnahkan untuk melakukan safar (perjalanan) pada hari Kamis dan berangkat pagi-pagi ketika akan melakukan perjalanan. Hal ini berdasarkan hadits shahih dari Ka’ab bin Malik Radhiyallahu anhu :

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ فِيْ غَزْوَةِ تَبُوْكَ، وَكَانَ يُحِبُّ أَنْ يَخْرُجَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ.

“Bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar menuju perang Tabuk pada hari Kamis dan telah menjadi kebiasaan beliau untuk keluar (bepergian) pada hari Kamis.”[4]

Di dalam riwayat yang lain,

لَقَلَّمَا كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ إِذَا خَرَجَ فِيْ سَفَرٍ إلاَّ يَوْمَ الْخَمِيْسِ.

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila bepergian senantiasa melakukannya pada hari Kamis.” [HR. Al-Bukhari no. 2949][5]

Sedangkan dalil tentang disunnahkannya untuk berangkat pagi-pagi ketika hendak melakukan perjalanan adalah:

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لأُِمَّتِيْ فِيْ بُكُوْرِهَا

“Ya Allah, berkahilah ummatku pada pagi harinya.” [HR. Abu Dawud no. 2606, at-Tirmidzi no. 1212, ia berkata: “Hadits ini hasan.”]

Dan sangat disukai untuk memulai bepergian pada waktu ad-Dulajah, yaitu awal malam atau sepanjang malam, sebagaimana hadits dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“عَلَيْكُمْ بِالدُّلْجَةِ فَإِنَّ الأَرْضَ تُطْوَى بِاللَّيْلِ.”

“Hendaklah kalian bepergian pada waktu malam, karena seolah-olah bumi itu terlipat pada waktu malam.” [HR. Abu Dawud no. 2571, al-Hakim II/114, I/445, hasan]

Kedelapan belas, Berpamitan kepada keluarga dan teman-teman yang ditinggalkan.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa berpamitan kepada para Sahabatnya ketika akan safar (bepergian), beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan do’a kepada salah seorang di antara mereka, dengan do’a:

أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِيْنَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيْمَ عَمَلِكَ.

“Aku menitipkan agamamu, amanahmu dan perbuatanmu yang terakhir kepada Allah.” [HR. Ahmad II/7, 25, 38, at-Tirmidzi no. 3443, Ibnu Hibban no. 2376, al-Hakim II/97, dishahihkan dan disepakati oleh Imam adz-Dzahabi. Lihat Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah no. 14]

Makna أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِيْنَكَ (aku titipkan agamamu), yaitu aku memohon kepada Allah agar berkenan menjaga agamamu (agar istiqamah dalam ketaatan kepada Allah). Sedangkan yang dimaksud dengan amanah adalah keluarga dan orang-orang yang selainnya serta harta yang dititipkan, dijaga dan dikuasakan kepada orang kepercayaan atau wakilnya atau yang semakna dengan itu.

Makna خَوَاتِيْمَ عَمَلِكَ (perbuatanmu yang terakhir), yaitu do’a untuknya agar akhir perbuatannya baik (husnul khatimah). Hal ini karena, amalan terakhir merupakan amalan yang paling menentukan baginya di Akhirat kelak dan sebagai penghapus perbuatan-perbuatan buruk yang dilakukan.[6]

مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَاْلأَهْلِ

Kesembilan belas, Bertakbir (mengucapkan اللهُ أَكْبَرُ (Allahu Akbar)) ketika sedang jalan mendaki dan bertasbih (mengucapakan سُبْحَانَ الله (Subhanallaah) ketika jalan menurun.

Sebagaimana hadits Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu anhu, ia berkata:

كُناَّ إِذَا صَعِدْنَا كَبَّرْنَا وَ إِذَا نَزَلْنَا سَبَّحْنَا.

“Kami apabila berjalan menanjak mengucapkan takbir (Allahu Akbar) dan apabila jalan menurun membaca tasbih (Subhanallaah).” [HR. Al-Bukhari no. 2993-2994, Ahmad III/333, ad-Da-rimi no. 2677, an-Nasa-i dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 541 dan Ibnu Sunni dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 516]

Kedua puluh, Memperbanyak mengucapkan do’a, berdasarkan hadits:

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيْهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ، وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ.

Dari Abu Hurairah Radhyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Tiga do’a yang pasti dikabulkan (mustajab) dan tidak ada keraguan lagi tentang-nya, do’anya seorang yang dizhalimi, do’anya musafir (orang yang melakukan perjalanan), do’a buruk orang tua terhadap anaknya.’” [HR. Ah-mad II/434, Abu Dawud no. 1536, At-Tirmidzi no. 2741. Lihat Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah oleh Imam al-Albani no. 596]

Kedua puluh satu, Melantunkan sya’ir dan puisi, sebagaimana hadits Salamah bin al-Akwa’ Radhiyallahu anhu, beliau berkata: “Kami bepergian bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menuju Khaibar, kemudian kami terus bergerak ketika malam, lalu berkatalah seseorang kepada Amir bin Akwa’, ‘Tidakkah engkau perdengarkan kepada kami sya’ir-sya’ir kegembiraanmu?’ Hal ini dikarenakan Amir adalah seorang penyair, kemudian beliau (Amir) turun dari tunggangannya dan memberikan semangat kepada orang-orang, seraya berkata: ‘Ya Allah, jika tidak karena Engkau pasti kami tidak akan pernah mendapatkan petunjuk, tidak pula kami bershadaqah dan tidak pula kami shalat (hingga akhir do’a).’ Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya: ‘Siapakah yang bersenandung itu?’ Mereka menjawab: ‘Amir bin al-Akwa’.’ Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: ‘Semoga Allah memberikan rahmat kepadanya…’” [HR. Al-Bukhari no. 2477 dan Muslim no. 1802 (124)]

Kedua puluh dua, Beristirahat ketika sedang melakukan perjalanan.

Hal tersebut merupakan belas kasih kita kepada hewan tunggangan, di samping memanfaatkannya untuk tidur dan beristirahat. Namun demikian, perlu memperhatikan keadaan tempat pemberhentian dan sebaiknya menjauhkan diri dari jalanan, terutama pada waktu malam hari, karena banyak serangga-serangga dan hewan melata yang berbisa, juga binatang buas berkeliaran pada malam hari di jalan-jalan untuk memudahkan gerak mereka, di samping mereka memunguti makanan yang berjatuhan (dari para musafir) atau yang lainnya di jalanan tersebut boleh jadi akan didatangi oleh mereka dan terganggu. Apabila seseorang membuat tenda, maka sudah seharusnya ia menjauhkan diri dari jalanan (saat malam hari).

Kedua puluh tiga, Shalat dua raka’at di masjid ketika tiba dari safar (perjalanan), sebagaimana hadits berikut:

إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَدِمَ مِنْ سَفَرٍ ضُحًى دَخَلَ الْمَسْجِدَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يَجْلِسَ.

“Sesungguhnya apabila Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah tiba dari bepergian pada saat Dhuha, beliau masuk ke dalam masjid dan kemudian shalat dua raka’at sebelum duduk.” [HR. Al-Bukhari no. 3088 dan Muslim no. 2769, lafazh hadits ini berdasarkan riwayat al-Bukhari]

Sedangkan dalam hadits Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu anhu ia berkata: “Aku pernah bepergian bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika kami telah tiba di kota Madinah, beliau berkata kepadaku:

اُدْخُلِ الْمَسْجِدَ فَصَلِّ رَكْعَتَيْنِ.

“Masuklah masjid dan shalatlah dua raka’at.” [HR. Al-Bukhari no. 3087]

 Kedua puluh empat, Musyawarah Sebelum Safar

Dianjurkan bagi orang yang hendak melakukan safar untuk bermusyawarah dengan orang yang dipercaya agamanya, berpengalaman, serta mengetahui tentang safar yang akan dia lakukan. Allah l berfirman:

“Dan bermusyawarahlah dengan mereka pada urusan itu.” (Ali ‘Imran: 159)

Perintah ini ditujukan kepada Nabi n, padahal beliau n adalah manusia yang paling baik dan paling benar pandangannya. Beliau n bermusyawarah dengan para sahabatnya dalam berbagai urusan. Demikian pula khalifah-khalifah setelahnya, mengajak orang-orang yang shalih dan memiliki pandangan yang baik untuk bermusyawarah dengan mereka. (Syarh Riyadhis Shalihin, Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin t, 2/520)

Maka, bermusyawarah sebelum safar merupakan petunjuk Nabi n yang seharusnya diikuti.

Kedua puluh lima, Menyiapkan Bekal Safar

Ibnu Qudamah Al-Maqdisi t berkata: “Seorang musafir tidaklah pantas berkata: ‘Aku akan safar tanpa bekal. Cukup dengan bertawakkal.’ Ini adalah ucapan bodoh, karena membawa bekal dalam safar tidaklah mengurangi maupun bertentangan dengan tawakkal.” (Mukhtashar Minhajil Qashidin, hal. 121)

Dalam Shahih Al-Bukhari disebutkan riwayat dari Ibnu Abbas c, beliau berkata: “Penduduk Yaman pernah naik haji tanpa  membawa bekal. Mereka berkata: ‘Kami bertawakkal kepada Allah l.’ Setelah tiba di Makkah, ternyata mereka meminta-minta kepada orang-orang di sana. Lalu Allah l menurunkan ayat teguran:

“Berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah ketakwaan.” (Al-Baqarah: 197) [Shahih Al-Bukhari no. 1523]

Al-Hafizh Ibnu Hajar t dalam Fathul Bari (3/449) berkata: “Al-Muhallab berkata: ‘Dalam hadits ini terdapat faedah bahwa meninggalkan meminta-minta kepada orang lain termasuk ketakwaan’.”

Kedua puluh enam, Menitipkan Keluarga, Harta, dan Apa Saja yang Diinginkan kepada Allah.

Al-Imam Ahmad t meriwayatkan dalam Musnad-nya dari Ibnu Umar c, dari Nabi n, beliau bersabda:

إِنَّ لُقْمَانَ الْحَكِيمَ كَانَ يَقُولُ: إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ إِذَا اسْتُوْدِعَ شَيْئًا حَفِظَهُ

“Sesungguhnya Luqman Al-Hakim pernah berkata: ‘Sesungguhnya Allah k apabila dititipi sesuatu pasti menjaganya’.”

Sebaliknya, keluarga yang ditinggal juga disyariatkan untuk menitipkan orang yang akan melakukan safar kepada Allah l dengan membaca:

أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِينَكُمْ وَأَمَانَتَكُمْ وَخَوَاتِيمَ أَعْمَالِكُمْ

“Aku titipkan kepada Allah agamamu, amanahmu, dan penutup amalmu.” (HR. Abu Dawud no. 2601, dengan sanad yang shahih, dari Abdullah Al-Khatmi z. Lihat Shahih Sunan Abi Dawud. Asy-Syaikh Muqbil t berkata dalam Al-Jami’ Ash-Shahih [2/503]: “Hadits shahih menurut syarat Muslim.”)

Kedua puluh tujuh, Berdoa Ketika Singgah

Berdasarkan hadits Khaulah bintu Hakim x, beliau berkata: Saya mendengar Rasulullah n bersabda:

مَنْ نَزَلَ مَنْزِلًا ثُمَّ قَالَ: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ

“Barangsiapa singgah di suatu tempat kemudian mengucapkan:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

(Aku berlindung dengan Kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa-apa yang telah Dia ciptakan),

maka tidak ada sesuatu pun yang akan membahayakannya sampai dia beranjak dari tempat itu.” (HR. Muslim no. 2708)

Kedua puluh delapan, Segera Pulang Menemui Keluarga Jika Telah Selesai Urusannya

Rasulullah n bersabda:

السَّفَرُ قِطْعَةٌ مِنَ الْعَذَابِ يَمْنَعُ أَحَدَكُمْ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ وَنَوْمَهُ فَإِذَا قَضَى أَحَدُكُمْ نَهْمَتَهُ فَلْيُعَجِّلْ إِلَى أَهْلِهِ

“Safar itu bagian dari azab (melelahkan), menghalangi salah seorang di antara kalian dari makan, minum, dan tidurnya. Maka apabila salah seorang di antara kalian telah menyelesaikan urusannya, bersegeralah pulang menemui keluarganya.” (HR. Al-Bukhari no. 1804, Muslim no. 1927, dari Abu Hurairah z)

Kedua puluh sembilan, Mendatangi Keluarganya pada Awal Siang atau Pada Akhir Siang Bila Tidak Mampu

Anas z berkata:

كَانَ رَسُولُ اللهِ n لَا يَطْرُقُ أَهْلَهُ لَيْلًا وَكَانَ يَأْتِيهِمْ غُدْوَةً أَوْ عَشِيَّةً

“Rasulullah n tidak mendatangi keluarganya pada malam hari (tatkala pulang dari safar). Beliau mendatangi mereka pada waktu siang atau sore hari.” (HR. Al-Bukhari no. 1800 dan Muslim no. 1938)

Ketiga puluh,  Jika safar cukup lama, dilarang mendatangi keluarganya di malam hari, kecuali ada pemberitahuan sebelumnya

Jabir bin Abdillah c berkata:

نَهَى رَسُولُ اللهِ n إِذَا أَطَالَ الرَّجُلُ الْغَيْبَةَ أَنْ يَأْتِيَ أَهْلَهُ طُرُوقًا

“Rasulullah n melarang seseorang yang telah lama melakukan safar untuk mendatangi keluarga/istrinya pada malam hari.” (HR. Muslim no. 1928)

Faedah: Al-Imam An-Nawawi t dan Al-Hafizh Ibnu Hajar t telah menjelaskan dalam kitab mereka bahwa larangan ini berlaku bagi yang datang mendadak tanpa pemberitahuan. Adapun musafir yang sudah memberitahu sebelumnya, maka tidak termasuk dalam larangan ini. Wallahu a’lam. (Fathul Bari, 9/252, Syarh Shahih Muslim, 13/73)

Ketiga puluh satu, Membaca Doa Ketika Melihat Kampungnya

Anas z berkata:

أَقْبَلْنَا مَعَ النَّبِيِّ n حَتَّى إِذَا كُنَّا بِظَهْرِ الْمَدِينَةِ قَالَ: آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ؛ فَلَمْ يَزَلْ يَقُولُهَا حَتَّى قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ

“Kami datang bersama Nabi n, hingga ketika kami melihat kota Madinah, beliau n mengucapkan:

آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ‘Orang-orang yang kembali, bertaubat, beribadah, dan hanya kepada Rabb kami semua memuji.’

Beliau n terus membacanya sampai kami tiba di Madinah.” (HR. Muslim no. 1345)